Kenali Apa Saja Bahaya Penyakit Thalasemia

"Hot Promo"

Beli 3 Qnc Jelly Gamat Gratis 1 Gamat Jeruk

Berlaku kelipatan

Kenali Apa Saja Bahaya Penyakit Thalasemia  , – Mungkin banyak dari kita yang belum begitu tahu atau bahkan belum pernah mendengar tentang penyakit Thalassemia, padahal kenyataannya penyakit ini sebenarnya sudah cukup banyak menjangkiti masyarakat di Indonesia. Menurut informasi sebanyak 6% sampai 10% dari penduduk Di Negara kita ini merupakan pembawa Gen Thalassemia. Pada artikel kesehatan kali ini berbagi-kiat akan mencoba memberikan sedikit informasi mengenai penyakit thalassemia tersebut.

Penyakit Thalamesia adalah penyakit keturunan atau genetik yang diturunkan dari orang tua kepada anaknya atau autosomal, Apabila ada satu pasangan suami istri yang membawa Gen Thalassemia menikah persentase kemungkinan keturunan mereka akan memiliki Gen penyakit Thalassemia berat sebesar 25%, dan 50% sebagai “carrier” atau pembawa gen dari penyakit Thalassemia, Dan kemungkinan 25% nya lagi keturunan atau sang anak tidak terjangkit oleh penyakit ini.

Kenali Apa Saja Bahaya Penyakit Thalasemia

bahaya thalaPenyakit Thalamesia merupakan penyakit yang menyerang pada saluran darah dimana si penderita penyakit ini akan memiliki kelainan pada jaringan DNA yang menyebabkan ketidak seimbangan dalam memproduksi asam amino yang berfungsi dalam membentuk hemoglobin pada Eritrosit (sel darah merah), hingga umur sel darah merah tersebut menjadi lebih pendek dan menyebabkan si penderita akan sering mengalami Anemia. Hemoglobin (Hb) berfungsi sebagai penghantar oksigen dari paru-paru keseluruh jaringan yang terdapat pada tubuh kita serta memberikan warna merah pada darah kita

Penyakit thalassemia memang belum banyak dikenal masyarakat, sebagaimana penyakit diabetes, jantung, atau stroke. Padahal, penyakit ini termasuk kondisi membutuhkan biaya perawatan yang tinggi, selain juga tidak dapat disembuhkan. baca : obat tulang retak pada kaki

Menurut Elva Epriliana, produk spesialis Thalassemia Klinik Prodia, thalassemia merupakan penyakit keturunan di mana terdapat kelainan atau perubahan pada hemoglobin yang menyebabkan sel darah merah mudah rusak. Ini merupakan penyakit genetika yang tidak dapat disembuhkan. Sampai saat ini, pengobatan satu-satunya yang dapat dilakukan adalah lewat transfusi darah.

Berdasarkan derajat kelainannya, thalassemia dibagi menjadi thalassemia mayor dan minor (pembawa sifat). Khusus thalassemia mayor, biasanya pasien memerlukan transfusi darah dan terapi pengobatannya dilakukan sepanjang hidup.

“Ada penderita yang memerlukan transfusi setiap dua bulan sekali atau sebulan sekali, tergantung dari berat ringannya,” kata Elva dalam talkshow bertajuk “Satukan Cinta, Kendalikan Thalassemia” di Jakarta, Rabu, (4/5/2011).

Pada thalassemia mayor, tanda dan gejala yang umumnya muncul beberapa bulan setelah lahir di antaranya pucat dan limpa membesar. Selain itu, ada gejala lainnya, seperti perubahan bentuk muka, kulit kehitaman, gangguan pertumbuhan, dan gizi kurang/buruk.

Transfusi berfungsi membantu penderita thalassemia mayor untuk memperbaiki pasokan sel darah merah. Namun, efek transfusi ini juga perlu mendapat perhatian karena penderita dapat terancam akibat kelebihan zat besi yang terbawa pada saat transfusi.

“Kelebihan zat besi menimbulkan bahaya tersendiri bagi tubuh penderita karena dapat terakumulasi dan merusak organ tubuh mereka,” ujarnya.

Namun, pasien tidak perlu khawatir. Pasalnya, kelebihan zat besi tersebut dapat diatasi dengan mengonsumsi obat kelasi besi (menetralisasi zat besi dalam tubuh).

Dari segi biaya, pengobatan penyakit ini memang masih tergolong tinggi. Elva mengungkapkan, rata-rata biaya penanganan thalassemia setiap anak di dunia mencapai 30.000 dollar AS per tahun. Sementara di Indonesia biaya pengobatan mencapai Rp 200 juta-Rp 300 juta per tahun setiap anak, dan jumlah ini di luar biaya jika terjadi komplikasi. obat gerd : gastric health tablet

Untuk saat ini, kata Elva, masalah pembiayaan berobat untuk pasien tidak mampu dapat sedikit teratasi dengan adanya bantuan pemerintah melalui Jaminan Kesehatan Masyarakat. Pasien miskin penderita thalassemia mayor tetap bisa mendapatkan pengobatan gratis di salah satu rumah sakit pemerintah.

“Thalassemia dapat diminimalkan dengan pemeriksaan skrining yang optimal dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penyakit thalassemia dan akibatnya,” ujarnya.

Kenali Apa Saja Bahaya Penyakit Thalasemia sejak dini, supaya anda bisa mencegahnya sebelum semua itu terlambat. JIka anda sudah di vonis oleh dokter mengalami penyakit thalasemia baik minor atau mayor , ada baiknya jika anda segera mengobatinya. Bukan dengan cara transfusi darah saja. Karena sekarang sudah hadir pengobatan yang lebih alami, lebih efektif, lebih aman dan tanpa efek samping serta tanpa perlu transfusi darah yang akan mengeluarkan biaya sangat tinggi.

Bagi anda yang sedang mencari pengobatan thalasemia secara alami, pilihlah QnC Jelly Gamat sebagai alternatifnya. Karena ini adalah rekomendasi terbaik kami untuk anda yang mengalami thalasemia, Jelly Gamat QnC Hadir memberikan anda solusi terbaik supaya anda bisa terbebas dari penyakit thalasemia ini. Jika anda ingin mengetahui lebih lengkap khasiat dari QnC Jelly gamat untuk obati thalasemia, silahkan anda klik CARA MENGOBATI THALASEMIA

Tags:,bahaya thalesemia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *