Ketahui Apa Saja Resiko Operasi Caesar

Ketahui Apa Saja Resiko Operasi Caesar , – Persalinan Caesar banyak dianggap para ibu lebih aman dibandingkan persalinan normal, namun hal ini dibantah oleh beberapa Dokter Spesialis Kandungan. Pasalnya seperti yang telah Luvizhea.com jelaskan diawal, operasi Caesar menjadi cara teraman bila memang ada indikasi mutlak (yang mengharuskan ibu hamil melahirkan dengan operasi Caesar) seperti riwayat hipertensi, bayi sungsang, panggul yang terlalu sempit, atau masalah medis lainnya yang dapat membahayakan nyawa ibu dan bayi yang dilahirkannya.

Sebagai contoh, Saat seorang ibu yang sedang hamil memiliki riwayat hipertensi, dikhawatirkan saat melakukan persalinan normal akan mangalami kenaikan tensi darah saat mengejan, dan itu sangat berbahaya bagi ibu dan bayi yang dilahirkan. Maka dari itu, kondisi seperti ini memang perlu dilakukannya persalinan dengan metode Caesar untuk menghindari risiko yang lebih besar. obat gerd gastric health tablet

Ketahui Apa Saja Resiko Operasi Caesar

Ketahui Apa Saja Resiko Operasi Caesar

Namun demikian, tetap saja persalinan dengan Operasi Caesar berisiko. Berikut beberapa risiko yang mungkin terjadi bila ibu menjalani persalinan dengan operasi Caesar :

  • Dapat Menyebabkan Pembekuan Pada Darah

Salah satu efek samping operasi caesar adalah terjadi nya pembekuan darah, biasanya pembekuan ini terjadi dibagian urat darah yang halus. Contohnya seperti di bagian kaki atau pun panggul. Apabila pembekuan ini sampai mengalir pada organ paru – paru, maka di khawatirkan akan terjadi embolus.

Oleh karena itulah, sang dokter sebaiknya berhati – hati sekali saat membedah perut sang ibu, selain itu juga, penutupan pembedahan pun harus di lakukan dengan benar. baca : cara menghilangkan strecth mark setelah melahirkan

  • Kandung Kemih Mengalami Cedera

Mengapa kandung kemih dapat terjadi cedera ? hal ini terjadi karena kandung kemih ini melekat di bagian dinding rahim wanita. Sedangkan pada saat operasi caesar, bisa saja organ ini terpotong oleh dokter, jika hal ini sampai terjadi maka harus dilakukan operasi kedua untuk membetulkan kandung kemih yang cedera ini.

  • Pendarahan Yang Cukup Banyak

Setiap wanita yang akan melahirkan pasti menagalami pendarahan, namun jika anda menjalankan operasi caesar ini, maka pendarah ini bisa dua kali lebih banyak dibandingkan dengan lahir normal. Jika sang ibu tidak kuat fisik dan mental, maka di khawatirkan dapat merenggut nyawanya karena kehabisan banyak darah. Oleh sebab itu, lebih baik bertanya dulu kepada dokter kandungan, bagaimana solusi yang tepat untuk proses kelahiran sanga buah hati nantinya.

  • Mengalami Infeksi

Efek samping operasi caesar yang keempat adalah dapat terjadinya infeksi, infeksi ini biasanya di karenakan luka akibat persalinan. Luka ini biasanya sangat mudah sekali untuk dilihat, namun sayangnya pada luka caesar ini lebih banyak dan berlapis – lapis, karena sayatan perut di jahit kembali. Jika penyembuhannya tidak sempurna, maka bisa saja ada bakteri yang tinggal, sehingga dapat membuat infeksi.

  • Sobeknya Jahitan Operasi

Setelah bayi keluar, biasanya perut akan di jahit kembali secara berlapis – lapis. Tetapi jika jahitan ini tidak kuat, atau sang ibu sering bergerak maka bisa saja jahitan nya lepas kembali. Oleh karena itu, sebaiknya ibu harus berhati – hati dalam menjaga jahitan di bagian perut.

Jadi, pikirkan matang-matang bila ibu ingin melahirkan dengan jalan operasi Caesar. Karena kerugian atau risiko akan jauh lebih besar dibandingkan bila ibu melahirkan dengan cara persalinan normal. Terkecuali ada hal yang mengharuskan perasalinan tersebut harus dengan dilakukan tindakan operasi Caesar, maka persalinan Caesar baru bisa dikatakan metode yang lebih aman, dibanding harus mengambil risiko yang lebih besar akibat suatu kondisi yang tidak memungkinkan untuk dilanjutkannya persalinan normal. baca : obat anemia pada ibu hamil

Apabila dengan suatu kondisi Ibu memang harus melakukan operasi Caesar dalam persalinannya, sebaiknya ibu dan suami memberikan jeda atau jarak waktu untuk menjalankan program kehamilan berikutnya. Jangan baru Caesar satu tahun kemudian hamil lagi, idealnya jarak kehamilan berikutnya setelah Caesar adalah minimal 3 tahun sejak persalinan Caesar pertama dilakukan.

Jangan terlalu tergantung dengan adanya cara operasi caesar untuk melahirkan. Jika anda ingin melahirkan secara normal atau anda ingin merasakan bagaimana perjuangan seorang ibu melahirkan anaknya dengan sekuat tenaga, anda bisa menyiasatinya dengan cara cara sederhana. Seperti dengan rajin Sholat 5 waktu, dan pada bagian Sujud tahan sedikit lama. Kemudian dengan cara melakukan pekerjaan rumah seperti Membersihkan lantai yang di pel pakai tangan dengan posisi jongkok, maka posisi si cabang bayi sedikit demi sedikit akan bagus dan tepat. Jadi anda tidak perlu operasi caesar. Melahirkan dengan normal walaupun sakit tapi sakitnya hanya ketika melahirkannya saja. Rasa sakit itu terbayar ketika bayi anda lahir dan keluar dengan selamat kemudian menangis di hadapan anda.

Bila anda ibu ibu yang sudah melahirkan secara caesar dan ingin mengobati luka caesar supaya cepat kering dan tidak ada bekasnya, kini anda bisa mengkonsumsi QnC Jelly Gamat yang sangat aman di konsumsi ibu menyusui dan mampu membuat proses pengeringan luka lebih cepat.

Ketahui Apa Saja Resiko Operasi Caesar

Temukan kami di sosial media: Facebook / Twitter / Google

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.